Budaya yang hampir punah

Bener Penyemangat (Dok,Desa.id – Foto Sarino).

TRI MUKTI JAYA – Sabtu, 14 April 2018.Pada jaman dahulu dengan kerja bakti saling bahu membahu para penduduk menyediakan kebutuhan logistik para pejuang kemerdekaan, selain itu para penduduk ada juga yang merelakan nyawanya untuk membantu berjuang melawan musuh.

Pada jaman saat sekarang ini justru kerja bakti juga sering dipakai, terutama di Kampung Tri Mukti Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang, yang sekarang istilahnya “Jum’at Bersih” sesuai dengan programnya Ibu Winarti.

Bersama Babinkamtibmas ikut Gotong Royong Jum;at Bersih(Dok,Desa.id – Foto Sarino).

Demikian juga hal yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Tri Mukti Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang, yang telah melakukan kerja bakti bersama warga di sekitar RW 01 dan RW 02 yang telah membantu di lorong lorong gang disetiap RT masing masing, tampak dalam gambar anggota Sunardi sebagai Babinkamtibmas di Kampung Tri Mukti Jaya yang sedang melakukan kegiatan mengangkat cangkul membetulkan saluran air.

Bersama Masyarakat penuh semangatmembetulkan saluran air(Dok,Desa.id – Foto Sarino).

Budaya gotong- royong tidak berarti harus selalu melakukan hal-hal besar bagi masyarakat. Dengan melakukan kegiatan sederhana pun, melakukan pembersihan lingkungan, mendorong terciptanya kerjasama antar warga dan menanam pohon, Aparatur Kampung telah melakukan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

Di beberapa Kampung bahkan secara nyata uang menjadi perusak semangat gotong royong warga desa. Kehadiran dalam sebuah kebersamaan pun terkadang diwakili dengan uang. Tidak hadir ronda cukup bayar denda. Tidak hadir dalam pertemuan cukup titip uang iuran. Tidak ikut kerja bakti cukup memberi sumbangan.

Membersihkan jalan dan membetulkan saluran air yang dangkal(Dok,Desa.id – Foto Sarino).

Kalo kita perhatikan suasana kerja bakti penuh dengan kekeluargaan. Kebersamaan saling membangun dan tanpa ada rasa tertekan dengan beban kerja bakti yang dilakukan, karena semuanya dilandasi dengan rasa senang dan penuh dengan suasana kekeluargaan.

Mudah mudahan hal tersebut dapat dijadikan contoh bagi masyarakat agar senantiasa selalu semangat dalam kebersamaan dalam membersihkan lingkungan.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan