Lauching program bantuan pangan non tunai (BPNT) tahun 2019 di kecamatan banjar agung

Bupati tulang bawang Hj. Winarti SE.MH membagikan kartu kepada KPM (Dokumen.desa.id – Foto : Ayyarev)

Trimuktijaya- 30 Juli 2019, Bantuan pangan non tunai merupakan program pemerintahan pusat pengganti rasta (Beras untuk keluarga sejahtera), Bantuan pangan non tunai adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat (Kpm) setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik.

Bupati tulang bawang Hj. Winarti SE.MH launching program Tunjangan penyaluran bantuan pangan non tunai (BPTN) 2019 yang dilakukan secara nasional berdasarkan peraturan presiden RI nomor 63 tahun 2017 tentang penyaluran bantuan sosial secara non tunai, di laksanakan di balai kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan banjar agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Launching bantuan pangan non tunai ini dihadiri dari berbagai elemen dan unsur masyarakat, yakni bupati tulang bawang Hj. Winarti, SE ,MH, dinas sosial masyarakat bapak ahmad sukur, ketua TKSK ibu Rismayanti, Camat Banjar Agung bapak Sudirman,SH, kepala cabang Bank Mandiri, kepala Bulog Tulang Bawang dan dibantu anggota PSM kecamatan banjar agung serta dihadiri pendamping desa sekecamatan Banjar Agung.

Bupati tulang bawang Hj. Winarti SE.MH saat menyampaikan sambutan (Dokumen.desa.id – Foto : Ayyarev)
Bupati tulang bawang Hj. Winarti SE.MH saat menyampaikan sambutan (Dokumen.desa.id – Foto : Ayyarev)

Dalam sambutannya Bupati Hj.Winarti SE.MH dengan adanya bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu program bupati tersebut merupakan program yang selaras dengan pemerintah indonesia oleh bapak presiden yaitu bapak Joko Widodo. Disamping itu disampaikan bupati bahwa di kabupaten Tulang Bawang yang dapat program bantuan non tunai sejumlah 22.626 orang itu artinya bahwa setiap penerima pangan non tunai mendapatkan satu sak beras 10 (Sepuluh) kg (beras Premium) dan telor ayam 0,5 kg jika diperinci nominal dan Rp. 110.000 setiap satu bulan dan diambil menggunakan kartu ATM yang sudah ada dan bekerjasama dengan bank mandiri cabang tulang bawang.]

Bupati tulang bawang Hj. Winarti SE.MH saat meninjau lokasi penyaluran bpnt (Dokumen.desa.id – Foto : Ayyarev)
Bupati tulang bawang Hj. Winarti SE.MH saat meninjau lokasi penyaluran bpnt (Dokumen.desa.id – Foto : Ayyarev)

Sebagaimana arahan Presiden Republik indonesia Bapak Joko widodo pada rapat terbatas tentang Program Rastra pada juli 2016, penyaluran rastra diganti dengan menggunakan kartu elektronik yang akan diberikan kerumah tangga sasaran, sehingga bantuan sosial dan subsidi akan disalurkan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan.

Bantuan sosial non tunai diberikan dalam rangka program penanggulangan kemiskinan yang meliputi perlindungan sosial, jaminan, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial dan pelayanan dasar, program ini juga diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk menjangkau layanan keuangan diperbankan, sehingga mempercepat program keuangan inklusif. Penyaluran bantuan sosial secara non tunai kepada masyarakat dinilai lebih efisien, tepat sasaran, tepat jumlah tepat waktu, tepat kualitas, serta tepat adminitrasi, kartu elektronik yang dimaksud dapat digunakan untuk memperoleh beras, telur, dan bahan pokok lainnya dipasar, warung , toko sesuai harga yang berlaku sehingga rakyat juga memperoleh nutrisi yang lebih seimbang, tidak hanya karbohidrat, tetap juga protein, seperti telur. Untuk menyalurkan bantuan sosial non tunai ini, diawali pendaftaran peserta keluarga penerima manfaat (kpm) yang dilakukan oleh kementrian sosial (Kemensos).

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan